Ruginya kalau kita tak tegur anak anak kita.

Ruginya kalau kita tak tegur anak anak kita.

Peranan seorang ayah adalah untuk menegur anak anak bila dia buat salah

3 Langkah Mudah Anak Dengar Cakap

1 – Sesungguhnya anak lebih mudah dengar kata-kata ayah berbanding ibu. Ibu marah setiap hari pun, anak tak dengar tapi ayah kata sepatah saja terus menusuk ke jiwanya.

2 – Sesungguhnya anak lebih takut dan segan bila ayah marah. Ibu kalau marah, anak bisa ketawa lagi tapi kalau ayah yang marah semua kecut diam.

3 – Sesungguhnya anak lebih menunggu pujian dan teguran dari ayahnya berbanding ibu. Pujian dari ayah memberi rasa Gratification ( kepuasan ) dan teguran ayah memberi rasa Self-Reflection ( muhasabah diri )

4 – Sesungguhnya anak lebih cepat mengikut gaya ayah berbanding gaya ibu. Ini fitrah kanak-kanak, apa yang ayah buat anak cepat ikut. Maka jadilah contoh teladan yang terbaik buat anak anakmu.

5 – Sesungguhnya dalam hati setiap anak ayah adalah hero sejati mereka, hanya ayah yang boleh berikan anak rasa selamat, rasa secure dan rasa diri dia berharga ( self-esteem )

6 – Sesungguhnya anak lebih risau kalau ayah nampak kesalahan dia berbanding ibu. Ini karena di mata anak, dia mau kelihatan sempurna di depan ayahnya.

7 – Sesungguhnya di kala anak bertemu dengan kawan-kawannya, mereka selalu cerita dan membanding-banding kehebatan ayah masing masing. Kerana ayah adalah simbol kebanggaan setiap anak.

Ruginya kalau kita absen soal mendidik dan memperbaiki anak pada pasangan semata-mata, sedangkan ini tanggungjawab kita bersama.

Positif dampak adanya ayah yang rajin menegur,

– anak lebih baik tingkahlakunya ( PQ )
– anak lebih stabil emosinya ( EQ )
– anak lebih cerdik kognitif jugdement ( IQ )
– anak lebih tinggi harga dirinya ( SQ )

Kita saling melengkapi. Pasangan kita tugasnya sebagai guru kasih sayang, tugas kita pula sebagai guru tarbiah anak anak.

Jangan cuek, tegur untuk memperbaiki

Terima kasih kerana sudi membaca!

Apa pendapat anda? kongsikan di ruangan komen, dan jangan lupa kongsikan artikel ini pada rakan-rakan.

Terima Kasih Banyak!

kredit : Mohd Fhais Salim

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*