MasyaAllah..Hanya Rak Al-Quran Dan Taklim Tetap Utuh Dan Berdiri Dalam Banj!r

MasyaAllah..Hanya Rak Al-Quran Dan Taklim Tetap Utuh Dan Berdiri Dalam Banj!r

semua barang perab0t termasuk peti rebah tika banjir terbu.ruk  men3nggelam kan hingga ke atap,*hanya rak Quran & taklim tetap utuh,masyaallahhhh…Kejayaan sebenar hanya pada Kalamullah Kalamurrasul…Rumah cik Fiza, d hulu Langat , bonda asatizah kami

Saat ini kita memasuki musim hujan. Pada musim ini, b4njir kerap melanda berbagai Bandar di Malaysia. Di dalam al-Qur’an, banjir pernah menelan korban jiwa kaum ‘Ad, negeri Saba’ dan kaumnya Nabi Nuh. Peristiwa ini dapat kita telaah dalam beberapa ayat al-Qur’an di antaranya surah Hud ayat 32-49, surah al-A’raf ayat 65-72, dan surah Saba ayat 15-16.

Secara teologis, awal timbulnya banjir tersebut karena pemb4ngkangan umat manusia pada ajaran Tuhan yang cUba disampaikan para Nabi. Namun, secara ekologis, b3ncana tersebut bisa diakibatkan ketidakseimbangan dan disorientasi manusia ketika memperlakukan alam sekitar.

Dalam konsep neo teologi, banjir bukanlah sekedar musib4h kemurk4an Allah kepada umat manusia. Akan tetapi banjir juga bisa merupakan fenomena ekologis yang disebabkan oleh perilaku manusia dalam mengelola lingkungan, men3ntang sunnah lingkungan.

Kerangka acuan teologisnya didasarkan pada catatan ayat-ayat banjir dalam al-Qur’an, “Bukanlah Kami yang meng4niaya mereka, tetapi merekalah yang meng4niaya diri mereka sendiri, (disebabkan) citra (kondisi) lingkungan mereka tidak mampu menolong di saat banjir, bahkan mereka semakin terpu.ruk dalam keh4ncuran,” (QS. Hud: 101).

Sumber: facebook Farah Zaujah Tarmizi Via https://nzdigital.com.my

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*